Cara Menjahit Rok Seragam SMA

 Jurnal jahitku, 14 Agustus 2026 08:23. 

Cara Menjahit Seragam Sekolah Sendiri

Cara Menjahit Seragam Sekolah Sendiri: Hemat Biaya & Bisa Jadi Peluang Usaha

Tidak terasa.. tiba-tiba jadi walimurid SMA..

Selama ini saya belum pernah menjahitkan baju ke penjahit. Semua seragam sekolah anak-anak di rumah saya bikin sendiri, alasannya yang pasti biar hemat.. ongkos menjahitkan baju seragam kelas menengah di daerah saya untuk seragam kecil anak perempuan 150 ribu, untuk anak laki-laki 200ribu, sedangkan anak ukuran SMP-SMA 250 ribu per stel. Untuk kelas jahit yang lebih halus harganya lebih mahal, belum lagi kalau model seragamnya pakai rok plisket, harganya akan naik lagi. Ditambah lagi harus antri. Saya pribadi tidak membuka jasa jahit, daftar harga ini info dari teman-teman sesama alumni Tata Busana yang membuka jasa jahit.

Umumnya seragam ada 3 stel yang diterima dalam bentuk kain, seragam senin-selasa, seragam batik dan pramuka. Sudah berapa tuhh ingkos jahitnya... Andai saja warna kain dari sekolah dan modelnya sama dengan yang tersedia jadi di pasar mungkin lebih baik beli yang sudah jadi karena harganya jauh lebih ekonomis. Tapi yaah.. mana boleh yaa.. karena setiap sekolah punya ketentuan sendiri, kalau beli yang sudah jadi, warnanya tidak sama dengan temannya.

Untuk seragam kali ini lebih menantang..kurang tahu apa sebabnya tapi kain seragam baru dibagi seminggu setelah MPLS. Selama ini kain seragam selalunya dibagi jauh-jauh hari, setelah pengumuman penerimaan siswa baru. Tapi yang ini agak lain. Jadinya harus ngebut dibela-belain begadang ngerjainnya.

Jahit seragam sulit ga' sih? Seragam sekolah itu jahitnya kebanyakan lurus-lurus saja, untuk ukuran umumnya dibuat longgar, jadi aman, tidak harus yang body fit seperti seragam pegawai kantoran. Kalau seragam kerja memang dibuat lebih pas body, jadi jika misal garis bahu sedikit kepanjangan saja hasil jahitannya pasti kurang manis kalau dipakai. Tapi seragam sekolah dibuat longgar. Kali ini juga rok seragam saya buat dengan menambahkan karet di pinggang kanan dan kiri supaya kalau lingkar pinggangnya tambah besar bisa melar roknya. Pembuatan pola seragam dibuat dengan software pattern making, supaya ukuran persisi dan bisa diprint lagi kalau pola kertasnya rusak. Proses pembuatan pola pernah saya share di akun instagram.. ninanina.daily

Ok.. langsung ke proses pembuatan rok seragam SMA ya..

1. Siapkan bahan.

  • Kain seragam. 
  • 1 benang jahit sesuai warna kain
  • 1 meter karet elastik lebar 3 cm
  • 1 meter kain keras untuk band pinggang (potongan lebar 3cm.an)
  • 1 retsleting uk. 15 cm atau 20cm sesuai warna
  • 1 pasang hak kait rok
2. Siapkan pola. 

Jika belum punya pola dan ingin membuat sendiri bisa lihat cara membuat pola rok seragam SMA di web polanezia, teman-teman bisa membuat pola menyesuaikan ukuran masing-masing mengikuti instruksi yang diberikan, atau jika tidak punya waktu membuat pola silahkan download pola siap pakai seperti saya. Tinggal pilih ukuran, download lalu print menggunakan printer rumah biasa, kemudian rakit dengan lem atau selotip. Cocok buat penjahit yang tidak punya waktu untuk membuat pola, karena membuat pola itu bisa lebih lama dari proses menjahitnya.

Jika teman-teman mendownload pola seperti yang saya gunakan disini, pastikan:

  • Setting printer actual size
  • Gunakan kertas A4
  • Pastikan kotak test box berukuran 5x5cm
  • Potong 2 sisi kertas, (lihat foto ilustrasi) misal potong sisi atas dan sisi kanan. Atau sisi atas dan sisi kiri, atau bisa sisi bawah dan salah satu sisinya kanan atau kiri. 

  • Susun sesuai urutan abjad pada tiap lembarnya.

  • 2 sisi yang tidak dipotong digunakan untuk merekatkan lem pada kertas sesuai urutannya.
  • Sesudah pola tersusun, potong pola mengikuti outline tiap bagiannya.

3. Letakkan pola pada kain.

Letakkan pola diatas bahan, tambahkan kampuh pada sekelilingnya.

Untuk catatan : Pola dari Polanezia umunya sudah termasuk kampuh. Tapi untuk pola rok seragam SMA ini polanya belum termasuk kampuh. Karena biasanya kain bahan seragam dari sekolah panjangnya terbatas ya.. jadi lebar kampuh menyesuaikan dengan ketersediaan bahan masing-masing. Tapi jangan khawatir..keterangan lebar kampuh yang disarankan sudah ada pada file pola. User friendly bahkan buat orang yang belum pernah menggunakan pola pdf sekalipun.

Saya menggunakan ukuran M, satu ukuran lebih besar dari ukuran badan anak saya. Kenapa pilih yang lebih besar, simple saja.. biar seragamnya tahan lama tidak segera kekecilan. Seperti ini screenshot keterangan cara menempatkan pola diatas kain sebelum dipotong dan seberapa panjang kain keras dan karet elastik harus dipotong.


Yang perlu diperhatikan keterangan pemotongan kain:

  • Potong 1 pasang : artinya potong kain sesuai pola sejumlah 1 pasang ( jadinya 2pcs). Ini bisa untuk kanan kiri, depan belakang atau luar dalam.
contoh kain dipotong satu pasang - rok belakang kanan dan kiri
  • Potong 2 pasang : artinya potong kain sesuai pola sejumlah 2 pasang ( jadinya 4pcs)
  • Potong terlipat : artinya lipat kain sebelum dipotong, perhatikan keterangan pada pola sisi mana yang harus dilipat dan pastikan lipatannya berada pada garis pola.
contoh kain dipotong terlipat, jika lipatan kain dibuka jadinya seperti ini.

Penting !! Setelah kain dipotong, tandai kain dengan kapur atau semacamnya. Misal kasih catatan: Badan depan 1a, Badan depan 1b, Saku dan sebagainya. Tujuannya supaya tidak tertukar dengan bagian lainnya.

4. Jahit
  • Jahit semua cupnat.
  • Jahit ploy lipit hadap bagian tengah muka rok. Jahit 25cm lalu bentuk lipit hadapnya.
  • Buat saku samping. Jika sisa kainnya tidak terlalu lebar, potong pola saku hanya 1 pasang saja, jika sisa kain masih banyak potong pola saku 2 pasang, jadi bisa bikin saku kanan dan kiri. Pasang 1 kain saku pada sisi samping rok depan, buat garis bantu supaya menjahitnya mudah, dari atas turun 3 cm, lubang saku saya buat 12 cm, lebar lubang saku mengikuti lebar tangan pemilik rok, jika tangannya gemuk lubang saku bisa lebih lebar. jahit sesuai garis
            lalu gunting mengikuti garis jahit tadi dengan diberi jarak 0,5cm dari jahitan.
        
Balik, garis jahitan jadi berada di dalam
Pasang 1 kain saku lagi, lalu jahit sekelilingnya supaya terbentuk sakunya.
Nah.. sudah jadi saku sampingnya.. mudah kaan..
  • Jahit sambungan rok bagian belakang, sisakan 20cm dibagian atas untuk selanjutnya dipasang retsleting.
  • Sambung sisi rok bagian depan/muka dengan rok bagian belakang.
  • Obras tiap tepinya, jika tidak punya mesin obras bisa dijahit dengan jahitan zigzag bagian tepinya. Atau bisa juga dijahit dengan kampuh balik.
  • Buat kolong sabuk.
  • Pasang kolong sabuk tepat diatas cupnat.
  • Pasang kain band pinggang
  • Kain band pinggang sudah pasti lebih panjang, jangan buru-buru dipotong jika kepanjangan, kain band pinggang memang sengaja dilebihkan untuk nanti sebagai tempat meletakkan kancing/hak kait pada band pinggang.
lebihan kain band pinggang untuk tempat hak kait bagian dalam, seperti potongan kain kerasnya juga sudah dilebihkan 2 cm untuk nanti tempat hak kait.
  • Potong kain keras dan karet elastik untuk band pinggang. Seberapa panjang karet elastik dan band pinggang dibutuhkan? panjangnya menyesuaikan ukuran ya, di dalam pola semua sudah diberi keterangan tentang seberapa panjang elastik dan kain keras karena beda ukuran tentu beda kebutuhan kain keras dan elastiknya.

  • Sambung kain keras dan elastik seperti ini (urutannya sesuai keterangan gambar pada pola.)
  • Pasang sambungan kain keras dan elastik pada band pinggang. Ingat, bagian tempat menaruh kancing kait/hak letaknya ada pada bagian dalam.
  • Jahit/tutup band pinggang yang sudah ada kain keras dan elastiknya tadi. Jahit tindas elastik supaya kuat dan bentuknya cantik.
  • Yang terakhir, kelim rok bagian bawah lalu pasang hak kait pada band pinggang belakang.


Selamat.. rok seragamnya sudah siap dipakai.. 

Jangan ragu untuk mulai belajar menjahit dari sekarang. Skill yang awalnya hanya terlihat seperti hobi, ternyata bisa membantu menghemat pengeluaran sekaligus menjadi lahan cuan untuk menambah penghasilan keluarga.
Sekarang, coba kita hitung bersama.
Umumnya, kita perlu menjahitkan sekitar 3 stel seragam sekolah. Untuk ukuran besar, estimasi ongkos jahitnya saat ini kurang lebih:

Seragam putih abu-abu: Rp200.000/stel
Seragam batik: Rp225.000/stel
Seragam pramuka: Rp235.000/stel

Seragam pramuka biasanya sedikit lebih mahal karena modelnya berbeda dan memiliki lebih banyak detail yang perlu dikerjakan.
Jadi, total ongkos jahit untuk 3 stel sekitar Rp660.000. Itu pun masih harus menunggu antrean penjahit, yang bisa mencapai 3–4 minggu.

Nah, sekarang coba bandingkan dengan menjahit sendiri.
Total bahan kira-kira sekitar Rp25 ribuan, bahan ini nanti akan sisa ya.. jadi bisa digunakan untuk proyek lain lagi.

Tentu memang, biaya tersebut belum termasuk mesin jahit. Tapi lihat Alasan Kenapa Kita Harus Mulai Menjahit Sekarang, karena mesin jahit harganya beragam, bisa jadi lebih murah dari pada HP yang biasa kita gunakan buat scroll-scroll sampai mata kering. Bahkan ada yang harganya 500rb.an sudah dilengkapi dengan variasi aneka macam bentuk jahitan. Mesin jahit harga ekonomis sudah bisa dipakai buat menambah penghasilan.

Terima kasih sudah singgah di sini. Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa membuat teman-teman semakin semangat belajar skill baru. Kalau menurut Anda artikel ini bermanfaat, boleh bantu share ke teman atau keluarga yang sedang membutuhkan informasi tentang DIY membuat seragam sekolah sendiri.

Siapa tahu, dari satu seragam yang kita jahit sendiri hari ini, bisa jadi awal dari penghasilan tambahan di kemudian hari.

Happy sewing
Nina




Comments